Cara Minta Reschedule Interview dengan Santai tapi Efektif

Posted on

Menjaga janji wawancara tidak selalu mudah. Terkadang, situasi tak terduga atau hal penting lainnya bisa muncul dan membuatmu perlu mereschedule wawancara yang sudah dijadwalkan.

Meminta reschedule interview dapat menjadi pengalaman yang menegangkan. Namun, dengan mengikuti beberapa langkah yang santai namun efektif, kamu dapat menyelesaikannya dengan mulus.

1. Beri tahu segera

Ketika kamu menyadari bahwa kamu perlu mereschedule wawancara, penting untuk memberi tahu pihak yang berwenang secepat mungkin. Jangan menunggu sampai detik terakhir atau bahkan melewatkan wawancara tanpa memberitahu mereka.

Sebaiknya, hubungi orang yang bertanggung jawab langsung dan jelaskan situasimu dengan jelas. Misalnya, “Halo [nama orang], maaf mengganggu. Saya ingin memberitahu bahwa saya mengalami keadaan yang tak terduga dan perlu mereschedule wawancara kami. Bisakah kita mencari waktu lain yang sesuai?”.

2. Jaga kesantunan

Meminta reschedule interview bukan berarti kamu boleh mengabaikan kesopanan. Pastikan kamu tetap menjaga etika dan mengucapkan permintaan dengan sopan. Mengingat mereka sudah menyempatkan waktu untukmu, beri tahu mereka bahwa kamu sangat menghargai kesempatan tersebut.

Misalnya, “Saya sungguh-sungguh minta maaf atas ketidaknyamanan ini. Saya benar-benar menghargai waktu yang telah Anda alokasikan untuk wawancara ini. Apakah ada kesempatan untuk mereschedule?”.

3. Sedia alternatif waktu

Ketika kamu meminta reschedule interview, ini akan lebih memudahkan pihak yang berwenang jika kamu sudah menawarkan opsi waktu yang lain. Menunjukkan fleksibilitas dari pihakmu akan membuat prosesnya lebih lancar.

Sebagai contoh, “Jika Anda bersedia memberi saya kesempatan untuk mereschedule, saya siap mengatur waktu pada hari-hari lain yang Anda tetapkan. Apakah minggu depan cocok atau Anda memiliki preferensi lain?”.

4. Bersikap profesional

Jangan lupa tetap mempertahankan sikap profesional meskipun kamu meminta untuk mereschedule interview. Jangan membahas secara detail alasan kamu memerlukan reschedule atau memberikan penjelasan yang terlalu pribadi. Pertahankan diskusi seputar jadwal dan waktu yang paling sesuai bagi keduanya.

Berikut adalah contoh permintaan yang profesional, “Saya berharap Anda dapat memahami situasi yang tidak terduga ini dan saya sangat ingin melanjutkan kesempatan ini. Saya yakin kita bisa menemukan jadwal yang cocok bagi kita berdua.”

5. Konfirmasi ulang

Setelah kamu menerima persetujuan untuk mereschedule interview, pastikan ada konfirmasi tertulis. Kirim email atau pesan singkat untuk mengonfirmasi detail baru mengenai waktu dan tempat wawancara.

Dalam email konfirmasi, pastikan menyatakan apresiasi kamu atas keramahan mereka dan berharap untuk bertemu sesuai rencana yang baru. Manfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan lagi keseriusan dan ketertarikanmu terhadap posisi tersebut.

6. Segera siapkan diri

Setelah berhasil mereschedule interview, jangan lupa untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk wawancara tersebut. Gunakan waktu tambahan yang diberikan untuk mempelajari lebih lanjut tentang perusahaan dan posisi yang kamu lamar. Dewasa ini, informasi mudah diakses melalui internet, jadi manfaatkan kesempatan ini dengan baik.

Ingat, mereschedule interview bukan akhir dari segalanya. Jaga semangat dan berusahalah meraih kesempatan kedua yang diberikan.

Sebuah reschedule interview mungkin tidak ideal, tetapi dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu dapat menghadapinya dengan sikap santai namun efektif. Logika dan kesopanan adalah kata kunci untuk berhasil meminta pengaturan ulang waktu. Semoga berhasil!

Pengantar

Halo Pembaca Setia,

Terima kasih telah mengunjungi situs kami hari ini. Kami senang bisa berbagi informasi terbaru dan berguna kepada Anda. Pada kesempatan kali ini, kami ingin membahas topik yang relevan dan berguna untuk Anda, yaitu cara minta reschedule interview.

Kami paham bahwa menghadapi sebuah interview memang bisa menjadi momen yang menegangkan. Namun, tak jarang situasi atau kondisi yang tak terduga dapat membuat Anda sulit hadir di waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Oleh karena itu, kami ingin memberikan Anda beberapa tips dan saran tentang bagaimana cara yang tepat untuk meminta reschedule interview, sehingga Anda dapat mengatasi situasi tersebut dengan baik dan profesional.

Sebelumnya, kami ingin mengingatkan bahwa dalam melakukan reschedule interview, pastikan Anda memberikan alasan yang jelas dan terpercaya. Selain itu, cobalah untuk memberikan alternatif waktu yang bisa dijadikan pilihan bagi pewawancara. Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan langkah demi langkah untuk meminta reschedule interview.

Persiapan Mengajukan Permohonan Reschedule Interview

Sebelum Anda mengajukan permohonan reschedule interview, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan terlebih dahulu. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ikuti:

Syarat Mengajukan Permohonan Reschedule Interview

Pertama, pastikan Anda memahami syarat-syarat yang berlaku dalam mengajukan permohonan reschedule interview. Setiap perusahaan mungkin memiliki kebijakan yang berbeda-beda, jadi pastikan untuk membaca dan memahami panduan yang diberikan oleh perusahaan tersebut. Beberapa syarat yang umumnya diterapkan adalah:

  • Memberikan pemberitahuan minimal 24 jam sebelum jadwal interview.
  • Memberikan alasan yang jelas dan terpercaya.
  • Memberikan alternatif waktu yang bisa dijadikan pilihan.

Siapkan Alasan yang Jelas dan Terpercaya

Setelah mengetahui syarat-syarat yang berlaku, langkah berikutnya adalah menyiapkan alasan yang jelas dan terpercaya untuk mengajukan permohonan reschedule interview. Beberapa alasan yang dapat Anda pertimbangkan adalah:

  • Terkendala oleh situasi darurat atau keadaan tak terduga, seperti sakit atau kecelakaan.
  • Ada konflik jadwal dengan kegiatan penting lainnya.
  • Mendapatkan tawaran interview lain yang lebih menguntungkan.

Pastikan alasan yang Anda berikan merupakan alasan yang sebenarnya dan bukan sekadar alasan yang dibuat-buat. Kehalusan dalam memberikan alasan dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan reschedule interview.

Tetap Profesional dalam Mengajukan Permohonan

Selain menyediakan alasan yang jelas dan terpercaya, penting untuk tetap menjaga sikap dan bahasa yang profesional dalam mengajukan permohonan reschedule interview. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti:

  • Mengajukan permohonan secara tertulis melalui email atau surat resmi perusahaan. Hindari mengajukan permohonan melalui pesan singkat atau telepon, kecuali diperlukan dalam situasi tertentu.
  • Berikan salam pembuka dan salam penutup yang sopan dalam permohonan Anda. Contohnya, gunakan kalimat seperti “Dear Mr./Ms.” diikuti dengan nama pewawancara, dan akhiri dengan “Salam hormat” atau “Terima kasih atas perhatian Anda”.
  • Sampaikan alasan Anda secara jelas dan singkat. Hindari penggunaan kata-kata yang berlebihan atau cerita yang terlalu panjang.
  • Tawarkan alternatif waktu yang bisa Anda jadikan pilihan. Misalnya, “Saya berharap dapat mereschedule interview ke tanggal XX atau tanggal XX. Mohon beri tahu saya jika salah satu dari tanggal tersebut memungkinkan.”
  • Jaga tata bahasa dan ejaan yang baik dalam penulisan Anda. Pastikan tidak ada kesalahan pengetikan atau tata bahasa yang buruk.

Langkah-langkah Meminta Reschedule Interview

Setelah Anda mempersiapkan segala sesuatunya, berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ikuti dalam meminta reschedule interview:

Langkah 1: Buat Surat Permohonan

Langkah pertama adalah membuat surat permohonan reschedule interview. Surat ini berfungsi sebagai alat komunikasi resmi antara Anda dengan pewawancara. Pastikan surat permohonan mengandung semua informasi yang diperlukan, seperti:

  • Tanggal dan waktu interview yang sedang direschedule.
  • Alasan yang jelas dan terpercaya untuk meminta reschedule.
  • Alternatif waktu yang bisa dijadikan pilihan.

Anda dapat menggunakan template surat permohonan reschedule interview atau membuatnya sendiri sesuai dengan keperluan Anda. Pastikan surat tersebut ditulis dengan baik dan memenuhi etika penulisan yang baik dan benar.

Langkah 2: Kirim Surat Permohonan

Setelah surat permohonan selesai dibuat, selanjutnya adalah mengirimkannya kepada pewawancara. Pastikan Anda mengirim surat permohonan reschedule interview dalam waktu yang cukup untuk memberikan kesempatan kepada pewawancara untuk memproses permohonan Anda.

Apabila Anda mengirim surat permohonan secara elektronik, seperti melalui email, pastikan alamat email pewawancara yang Anda gunakan sudah benar dan valid. Jika Anda mengirim surat permohonan secara fisik, pastikan Anda mencantumkan alamat yang tepat dan lengkap.

Langkah 3: Tunggu Balasan dan Konfirmasi

Setelah mengirim surat permohonan, tunggu balasan dan konfirmasi dari pewawancara. Biasanya, pewawancara akan memberikan tanggapan dalam waktu yang ditentukan. Dalam balasan tersebut, mereka akan memberitahukan apakah permohonan reschedule Anda disetujui atau ditolak.

Jika permohonan Anda disetujui, pewawancara akan memberikan alternatif waktu yang dapat Anda jadikan pilihan. Dalam hal ini, segeralah memberikan konfirmasi kehadiran Anda dengan membalas email atau menghubungi pewawancara sesuai dengan instruksi yang diberikan.

Apabila permohonan Anda ditolak, cobalah untuk tetap menjaga sikap yang baik dan profesional. Terima keputusan mereka dengan lapang dada dan jangan menunjukkan kekecewaan atau keengganan yang berlebihan.

Tips Tambahan

Selain langkah-langkah di atas, berikut adalah beberapa tips tambahan yang dapat Anda terapkan dalam meminta reschedule interview:

1. Berikan Tanggapan Positif terhadap Permohonan

Selama proses permohonan reschedule, tetap berikan tanggapan yang positif dan menghargai keputusan pewawancara. Misalnya, “Saya mengerti bahwa jadwal interview sudah tertata dengan rapi dan saya berterima kasih atas usaha Anda dalam mempertimbangkan permohonan saya. Saya siap mengikuti proses reschedule dengan baik.”

2. Jaga Komunikasi yang Baik

Selama proses reschedule, jaga komunikasi yang baik dengan pewawancara. Balas email atau pesan secepatnya dan berikan informasi yang diperlukan dengan jelas dan lengkap.

3. Siapkan Diri untuk Waktu yang Sudah Disepakati

Jika reschedule interview Anda disetujui, pastikan untuk menyiapkan diri dengan baik dan mempersiapkan semua yang diperlukan untuk waktu yang sudah disepakati.

4. Belajar dari Pengalaman

Apapun hasil dari permohonan reschedule Anda, pahami dan pelajari pelajaran dari pengalaman tersebut. Evaluasi diri Anda sendiri dan temukan cara untuk mengatasi situasi serupa di masa depan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Apakah saya bisa meminta reschedule interview jika mendapatkan tawaran interview lain yang lebih menguntungkan?

Tentu saja. Perusahaan biasanya memahami bahwa Anda memiliki kesempatan lain yang bisa lebih menguntungkan bagi Anda. Namun, pastikan Anda memberikan alasan yang jelas dan terpercaya serta tetap menjaga sikap yang baik dan profesional dalam mengajukan permohonan.

Apa yang harus saya lakukan jika alasan yang saya berikan untuk meminta reschedule interview ditolak?

Jika alasan yang Anda berikan ditolak, cobalah untuk tetap menghormati dan menerima keputusan perusahaan. Jika memungkinkan, tawarkan alternatif waktu yang lain, dan jelaskan sekali lagi alasan yang mendasari permohonan Anda. Namun, ingatlah bahwa keputusan akhir tetap ada di tangan perusahaan.

Apakah saya harus memberikan alasan yang jujur ​​bahkan jika itu alasan pribadi?

Jawabannya tergantung pada situasinya. Jika alasan pribadi tersebut memang terkait dengan situasi darurat atau keadaan tak terduga, maka ada baiknya memberikan alasan yang jujur. Namun, pastikan untuk menjaga privasi Anda dan tidak memberikan detail yang terlalu rinci.

Berapa lamanya waktu yang sebaiknya saya minta untuk reschedule interview?

Sebaiknya, berikan waktu yang cukup untuk perusahaan untuk memproses permintaan Anda. Jika memungkinkan, berikan waktu minimal 1 minggu sebelum jadwal interview yang telah ditentukan sebelumnya.

Bagaimana jika saya mendapat permohonan reschedule interview dari perusahaan?

Jika Anda mendapat permohonan reschedule interview dari perusahaan, sebaiknya Anda memberikan alternatif waktu yang bisa dijadikan pilihan. Jika alasan untuk reschedule tidak dapat Anda penuhi, berikan penjelasan yang jujur ​​dengan tetap menjaga sikap yang baik dan profesional.

Kesimpulan

Dalam menghadapi situasi tak terduga yang menjadikan Anda sulit hadir dalam sebuah interview, minta reschedule bisa menjadi solusi yang tepat. Dalam melakukan permohonan reschedule interview, pastikan Anda mempersiapkan alasan yang jelas dan terpercaya serta menyampaikannya secara baik dan profesional.

Jangan lupa untuk mengikuti langkah-langkah yang telah kami berikan, seperti mempersiapkan surat permohonan, mengirimkannya, dan menunggu konfirmasi dari pewawancara. Jadilah orang yang bertanggung jawab dan menjaga sikap baik dalam menghadapi situasi sulit ini.

Terakhir, kami berharap Anda sukses dalam menghadapi interview dan mendapatkan kesempatan yang Anda inginkan. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam mengatasi situasi yang sulit. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi kami. Semoga berhasil!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *